Artikel Kesehatan

Jangan Ada KUSTA di Sekitar Kita: Kenali, Cegah, dan Obati Sejak Dini


Di tengah kemajuan layanan kesehatan, Penyakit Kusta (Lepra) masih menjadi tantangan kesehatan di Indonesia. Banyak orang mengira kusta adalah penyakit masa lalu, padahal faktanya Indonesia masih termasuk negara dengan jumlah kasus kusta cukup tinggi di dunia. Sayangnya, stigma dan kurangnya pemahaman membuat banyak penderita terlambat mendapatkan pengobatan.


Apa Itu Penyakit Kusta?

KUSTA adalah penyakit infeksi kronis yang disebabkan oleh bakteri Mycobacterium leprae. Penyakit ini menyerang kulit, saraf tepi, dan saluran pernapasan bagian atas. Jika tidak ditangani sejak awal, kusta dapat menyebabkan gangguan saraf hingga kecacatan.


Apakah Kusta Mudah Menular?

Ini yang sering disalahpahami. Kusta tidak mudah menular. Penularannya membutuhkan kontak erat dan lama dengan penderita yang belum diobati. Kusta tidak menular melalui sentuhan singkat, berjabat tangan, berbagi alat makan, atau duduk berdekatan.


Tanda dan Gejala Kusta yang Perlu Diwaspadai

Gejala kusta sering tidak terasa nyeri sehingga kerap diabaikan. Beberapa tanda awal yang perlu dikenali antara lain:

  • Bercak putih atau kemerahan di kulit yang mati rasa

  • Kulit terasa kebas atau kesemutan

  • Otot terasa lemah, terutama pada tangan atau kaki

  • Luka yang tidak terasa sakit

  • Penebalan pada saraf tertentu

Jika mengalami gejala tersebut, sebaiknya segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan.


Kusta Bisa Disembuhkan

Kabar baiknya, kusta dapat disembuhkan sepenuhnya dengan pengobatan yang tepat dan teratur. Pemerintah Indonesia menyediakan pengobatan kusta secara gratis melalui fasilitas kesehatan. Setelah minum obat secara rutin, penderita tidak lagi menularkan kusta kepada orang lain.


Tantangan Kusta di Indonesia Saat Ini

Di Indonesia, tantangan terbesar bukan hanya jumlah kasus, tetapi juga stigma sosial. Banyak penderita kusta merasa takut, malu, atau dikucilkan sehingga enggan berobat. Padahal, kusta adalah penyakit medis, bukan kutukan atau penyakit keturunan.

Edukasi dan dukungan dari keluarga serta lingkungan sangat penting agar penderita berani memeriksakan diri dan menyelesaikan pengobatan.


Peran Kita dalam Pencegahan Kusta

Pencegahan kusta dapat dimulai dari hal sederhana:

  • Mengenali gejala sejak dini

  • Tidak mengucilkan penderita

  • Mendorong pemeriksaan dan pengobatan

  • Menjaga kebersihan diri dan lingkungan

  • Rutin melakukan pemeriksaan kesehatan

Semakin cepat kusta ditemukan, semakin kecil risiko kecacatan dan penularan.


Kesimpulan

Kusta masih ada di sekitar kita, namun bukan penyakit yang perlu ditakuti. Dengan pengetahuan yang benar, pemeriksaan dini, dan pengobatan teratur, kusta dapat disembuhkan dan dicegah dampaknya. Mari bersama-sama melawan stigma dan meningkatkan kepedulian terhadap kesehatan.

Jika Anda atau keluarga mengalami keluhan pada kulit yang tidak biasa, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan tenaga kesehatan di fasilitas pelayanan terdekat.

Artikel Lainnya

Gejala Demam

356 views